Saya percaya saya berharga
Saya percaya saya berkualitas
Saya ikhlas menerima jalan hidup yang digariskan
Saya menangis untuk menjadi kuat
Saya menjerit untuk mengurangi sakit
Saya sakit untuk bisa merasakan sehat
Saya bersyukur mendapat segudang pengalaman
Saya percaya saya kuat dan mampu menjalani semuanya
Saya adalah diri saya seutuhnya
Tidak perlu dipasangkan embel-embel status
Istrinya siapa, pacarnya siapa, selingkuhannya siapa
Tidak juga perlu ditempeli titel
Anak buahnya siapa, karyawan mana, pemegang kekuasaan apa, tangan kanannya siapa
Tidak perlu persetujuan, perlindungan, restu apalagi komentar apapun dari siapapun
Kecuali Tuhan
Saya adalah diri saya sendiri seutuhnya
Bila sesuatu terjadi pada diri saya
Bila sesuatu terjadi akibat perbuatan saya
Maka sayalah yang harus bertanggung jawab
Saya bersyukur pernah mengalami senangnya sebesar ini
Sakitnya sedalam ini
Walau sekarang terasa menyayat hati, merobek jantung dan membelah kepala
Saya bersyukur bisa merasakan bagai terputus kedua tangan dan kaki
Rasa sakit luar biasa yang melumpuhkan, membuat tidak berdaya
Saat hati ini menjerit
Diri ini memanggil
Kepala ini nyaris pecah berharap ada yang dapat mengobati
Jiwa ini lunglai mengingat kekecewaan yang terjadi
Namun ternyata,
Tidak ada yang dating
Tidak ada yang bisa
Tidak ada yang mau memperbaiki
Tidak ada yang menghibur sekedar menghapus resah
Tidak ada seorang pun
Aku sadar,
Semuanya hanya antara aku dan Tuhan
Tuhan yang selama ini kusimpan di pojokan hati
Tuhan yang selama ini hanya kupanggil saat kubutuh
Atau saat ku sakit dan sedih
Betapa lancangnya aku!
Betapa sombongnya aku!
Siapalah aku yang merasa bisa mengatur jalan hidup dengan rapi
Siapalah aku yang bahkan untuk bernapas saja membutuhkan ijin-Nya
Saya percaya semua ada hikmahnya
Saya percaya kehidupan manis, bahagia dan berguna
Menanti didepan mata
Saya hanya perlu membuka pintunya
****resto Hot Planet, Thamrin, 16.25 WIB: sepiring spring roll + lime juice + sekotak tisu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar