Kamis, 31 Januari 2008

Kenapa kau begitu takut aku pergi?
Sementara akupun tidak boleh ada disisimu
Kenapa kamu begitu hancur oleh kekecewaanmu sendiri?
Sementara kau mengecewakan aku lebih dahulu
Apapun adanya
Aku masih disini, mengenangmu, menyayangimu
Aku tetap disini, sebagian besar demi kamu
Aku ingin terus disini, mendampingimu, membantumu
Kenapa kau begitu meremehkan aku?
Status pernikahan bukan kelemahan
Status pernikahan justru menguatkan
Dalam banyak hal, aku milikmu
Dalam sekian jam, seluruh duniaku adalah kamu
Namun, dalam sekian menit kau vonis aku telah menghancurkan harapanmu
Dalam beberapa tarikan napas kau bunuh aku lagi dengan kekecewaanmu
Kutawarkan diri ini, yang dipenuhi rasa bersalah
Kusiapkan pikiran, perhatian dan waktu untuk memperbaikinya
Namun semua kau tolak
Entah apa jadinya
Kuserahkan semua pada-Nya
Satu yang pasti, aku masih dan selalu ada disini
Mengenang setiap sentuhan lembutmu, merasakan kembali hangatnya pelukanmu,
Mengingat dalamnya tatapanmu
Aku tidak begitu peduli dengan pekerjaan, jabatan atau uangmu
Aku hanya peduli pada dirimu, hanya kamu dan anggapnmu tentangku
Aku percaya walau kau berusaha menghapus semua jejak
Tentangku pada dirimu
Semuanya hanya akan menguatkan ingatan memorimu akan diriku
Hanya akan mematenkan esensi keberadaanku dihatimu
Dan suatu hari nanti kau akan terbangun dan sadar
Betapa berartinya aku untukmu,
Betapa kau sangat membutuhkan aku
Sangat mencintaiku, seperti yang kurasakan saat ini
****resto Hot Planet, Thamrin, 16.45 WIB: semangkuk tom yam noodles + soda + sekotak tisu

Tidak ada komentar: